Posts

Syariah Government

Konsep dasar yang menjadi ide utama dalam “ Syariah Government ” adalah Pemerintah bertanggungjawab tidak hanya kepada rakyat tetapi juga bertanggungjawab kepada Tuhan. Menanamkan konsep Ketuhanan YME dalam pemerintahan seperti yang tercantum dalam dasar negara yaitu Pancasila sila ke satu yang berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” merupakan satu PR besar yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia karena bangsa ini sudah berada pada titik keputusasaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah melanda. Secara simbolik konsep tersebut dapat diterapkan dengan mencantumkan kalimat “Dengan Nama Tuhan YME” dalam setiap laporan pertanggungjawaban yang dibuat oleh pemerintah baik pusat, daerah maupun unit-unit dibawahnya. Katakanlah: "Serulah Allah atau Serulah Ar-Rahman . (QS. Al Israa’:110) Hal ini dilakukan untuk memberi tekanan kepada pemerintah bahwa setiap kegiatan yang telah dilakukannya dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi hasil maupun dari aspek keuangannya. Pertanggu...

“Penyakit” Sebuah Pesan Dari Allah Untuk Manusia.

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui orang yang menderita suatu penyakit menahun seperti jantung, kanker, darah tinggi dan sebagainya berusaha berobat ke sana kemari demi mendapatkan kesembuhan. Ada kalanya sebagian dari mereka sadar bahwa musibah tersebut adalah pemberian dari Allah dan kemudian bersabar dan bertawakal kepada Allah kemudian akhirnya Allah bimbing kepada suatu jalan keluar yang menjadi sebab kesembuhan penyakitnya. Bahkan ada yang sembuh dari penyakit-penyakit tersebut hanya dengan memperbanyak sodaqah, mendirikan shalat malam atau melakukan ibadah-ibadah yang selama ini tidak pernah mereka kerjakan. Hal itu bisa terjadi karena bagi orang mukmin musibah yang menimpa adalah ujian dari Allah yang dimaksudkan untuk meningkatkan derajatnya atau untuk menjadi kiparat atas dosa yang pernah dibuatnya. Rasulullah bersabda: “ Tidaklah seorang mukmin ditimpa sebuah kesedihan, nestapa, bencana, derita, penyakit, hingga duri yang mengenai dirinya, kecuali Allah, dengannya...

Roh pada manusia memerankan fungsi istimewa – melampaui fungsi raga, akal dan jiwa

Islamisasi ilmu adalah proyek keilmuan ambisius yang mulai menggeliat sejak 1970-an. Kritik atas perkembangan ilmu pengetahuan Barat yang bercorak sekularistik karena mengabaikan nilai-nilai spiritual dan etika menjadi ikon gerakan intelektual tersebut. Ilmu pengetahuan yang melulu berorientasi pada spirit keduniawian hanya akan mengantarkan umat manusia terjebak dalam situasi dehumanisasi terus-menerus. Gelombang Islamisasi ilmu melanda hampir semua bidang. Ada nama Akbar S. Ahmed dalam sosiologi dan antropolgi. Osman Bakkar, S.H. Nasser, dan Ziauddin Sardar untuk sejarah dan sains. Dan dalam kajian psikologi ada Malik B. Badri, Utsman Najati, dan Hasan Langgulung. Tulisan hanya membahas Islamisasi dalam psikologi yang kemudian melahirkan psikologi Islam sebagai mazhab psikologi baru. Psikologi Islam memberi catatan kritis atas kelemahan empat mazhab psikologi Barat: behaviorisme, psikoanalisis, psikologi humanistik, bahkan psikologi transpersonal. Seperti disponsori Ivan Parov, John ...

JALAN PILIHAN

Prof. Dr. Achmad Mubarok, M.A. (Guru Besar Psikologi lslam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Ungkapan yang berbunyi Seribu jalan Menuju Ke Roma mengandung arti bahwa sesungguhnya jalan menuju sukses itu tidak hanya satu, tetapi banyak, bergantung pada perhitungan dan metode yang dipilih. Ungkapan semakna sudah termaktub dalam Al-Quran, bahwa jalan menuju keselamatan tidak hanya satu, tetapi banyak; subul as salam, bukan sabil as salam. Banyaknya pilihan jalan itu sesuai dengan karakteristik manusia yang memiliki keunikan. Manusia sebagai makhluk yang unik maknanya ialah bahwa tiap orang adalah dirinya, berbeda dengan yang lain, berbeda potensi, berbeda kapasitas, berbeda kecenderungan, yang seterusnya pada tingkat terapan menjadi berbeda cara memandang dan berbeda pilihan keputusan. Jika manusia dalam berkarya terbatas kemampuannya untuk membuat keragaman, maka keragaman manusia justru tidak terbatas karena manusia adalah ciptaan Tuhan yang pengetahuan dan kekuasaan-Nya tak terbatas. Ke...

La Tahzan - Biarkan Masa Depan Datang Sendiri

Oleh DR. Aidh al-Qarni {Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya.} (QS. An-Nahl: 1) Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi! Apakah Anda mau mengeluarkan kandungan sebelum waktunya dilahirkan, atau memetik buah-buahan sebelum masak? Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan dapat diraba, belum berwujud, dan tidak memiliki rasa dan warna. Jika demikian, mengapa kita harus menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi padanya, memikirkan kejadian-kejadian yang akan menimpanya, dan meramalkan bencana-bencana yang bakal ada di dalamnya? Bukankah kita juga tidak tahu apakah kita akan bertemu dengannya atau tidak, dan apakah hari esok kita itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan? Yang jelas, hari esok masih ada dalam alam gaib dan belum turun ke bumi. Maka, tidak sepantasnya kita menyeberangi sebuah jembatan sebelum sampai di atasnya. Sebab, siapa yang tahu bahwa kit...

La Tahzan - Hari Ini Milik Anda

Oleh DR. Aidh al-Qarni Jika kamu berada di pagi hari, janganlah menunggu sore tiba. Hari inilah yang akan Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya menyapa Anda inilah hari Anda. Umur Anda, mungkin tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup Anda hanya hari ini, atau seakan-akan Anda dllahirkan hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup Anda tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan acapkali menakutkan. Pada hari ini pula, sebaiknya Anda mencurahkan seluruh perhatian, kepedulian dan kerja keras. Dan pada hari inilah, Anda harus bertekad mempersembahkan kualitas shalat yang paling khusyu', bacaan al-Qur'an yang sarat tadabbur, dzikir dengan sepenuh hati, keseimbangan dalam segala hal, keindahan dalam akh...

La Tahzan - Yang Lalu Biar Berlalu

Oleh DR. Aidh al-Qarni Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan didalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. Itu, sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi. Bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam 'ruang' penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam 'penjara' pengacuhan selamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada. Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau di bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa l...